Ketahui Perbedaan Beras Pandan Wangi, Setra Ramos dan Rojolele

“Beli beras apa?” Ini bisa menjadi pertanyaan yang sering diajukan oleh penjual beras di pasar atau warung kelontong. Beras adalah salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Bukan hanya biji-bijian kecil, setiap jenis beras memiliki tekstur, rasa, sifat, aroma dan harga yang berbeda. Jadi sebelum membeli dari pemasok beras, yang terbaik adalah mengetahui jenisnya.

Variasi beras dapat dilihat dari karakteristik fisiknya. Ada yang panjang, bulat, putih, merah, kuning, hitam. Dari berbagai jenis beras, setidaknya ada 3 jenis beras yang paling umum digunakan di Indonesia, yaitu beras Pandan Wangi, Rojolele dan Setra Ramos. Jadi apa yang membedakan ketiga nasi itu? Kami telah mengumpulkan informasi berikut tentang perbedaan antara beras Pandan Wangi, Rojolele dan Setra Ramos:

1. Beras Pandan Wangi

Dari sekian banyak varietas beras yang dikonsumsi oleh banyak orang Indonesia, beras Pandan Wangi adalah varian yang paling umum dibeli. Alasannya tak lain adalah aroma yang membuat orang ingin mencobanya. Aroma yang mengingatkan kita pada Pandan adalah apa yang menghasilkan beras ini disebut Parfum Pandan. Baunya sangat kuat saat dimasak.

Secara fisik, beras Pandan Wangi relatif kecil dan memiliki bentuk yang relatif bulat dengan warna agak kekuningan. Karena itu, jika teman-teman menemukan beras yang tidak bulat (oval) dan putih, tetapi dengan pandan, cobalah untuk berhati-hati karena mungkin bukan beras Pandan, karena dicirikan oleh karakteristiknya yang berbeda.

2. Beras Setra Ramos

Beras Setra Ramos memiliki nama panggilan lain, beras IR 64. Beras ini sering ditemukan dan digunakan di Indonesia karena harganya yang relatif rendah, terutama jika dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Secara fisik, nasi Setra Ramos memiliki bentuk yang sedikit lebih panjang dan konsistensi lebih lembut setelah menjadi nasi. Umur simpannya lama, tapi sayangnya setelah dimasak dengan nasi, nasi ini akan lebih mudah dicerna. Tidak seperti Pandan Wangi dan Rojolele, Setra Ramos tidak memiliki aroma khusus.

3. Beras Rojolele

Hampir seperti nasi Pandan Wangi, beras ini juga memiliki aroma yang membuat orang ingin mencoba lagi. Bentuknya juga agak membulat, tetapi jika Anda perhatikan lebih dekat ada bagian putih yang bisa Anda temukan di nasi Rojolele. Setelah matang, konsistensi nasi akan melunak. Padi yang tumbuh di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga memiliki nama lain, Padi Munjul. Ini relatif mahal dibandingkan dengan jenis beras lain karena panennya cukup sulit dan tidak dapat disimpan lama.

Ada berbagai varietas dan jenis beras yang menjadi favorit orang Indonesia, masing-masing dengan bentuk, rasa, tekstur dan aroma sendiri. Karena perbedaan ini, metode memasak setiap nasi tidak sembarangan. Karena itu, Anda dapat lebih memahami jenis beras dan membedakan karakteristiknya. Sepertinya ada banyak nasi putih di sekitar kita, ya. Jika Anda sudah tahu jenis dan kelebihannya, Anda tidak salah beli dan, Anda tidak ingin tertipu oleh pedagang nakal yang mencampurnya dengan jenis beras atau bahan kimia lainnya. Nah, jika anda sudah membaca artikel diatas secara rinci tentunya anda sekarang sudah tahu mana beras Pandan Wangi, Beras Setra Ramos, Rojolele. Dengan begitu anda tidak lagi tertipu saat membelinya di toko klontong atau warung sembako, Akhir kata semoga sedikit informasi diatas dapat memberikan informasi bagi anada yang masih bing saat memilih beras. Semoga Bermanfaat.

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *